Artikel
ini akan membeberkan rahasia umum dalam kancah perdagangan mata uang dunia,
khususnya hal-hal yang mungkin dapat dikatakan sebagai keburukan forex.
Sebagian dari Anda mungkin ada yang sudah tahu atau bahkan ada juga yang belum
tahu sama sekali. Keburukan forek tak melulu tentang loss yang besar. Keburukan
forex juga tentang fasilitas-fasilitas tertentu yang hanya dinikmati oleh
kalangan tertentu.
Pasar
forex, tempat Anda bertrading ini, penuh dengan trik. Seperti pasar pada
umumnya, pelaku pasar yang termasuk pemain besar dan punya kepentingan, pasti
punya kanal khusus untuk "menyelamatkan" diri (uang) mereka sendiri.
Tanpa bermaksud menakut-nakuti, ada baiknya kita buka wawasan kita tentang
keburukan forex selain loss besar
Ultra-Low Latency Software
Di pasar, latency adalah penundaan waktu yang dibutuhkan untuk
komunikasi dari server broker agar terhubung ke komputer trader dan sebaliknya.
Dalam pasar forex, hal itu penting terutama saat berita fundamental dirilis.
Dengan mengurangi time
delay antara jumlah berita yang
dirilis dan ketika berita itu sampai ke komputer para trader, bersama dengan
waktu placement
order dan eksekusi. Seorang trader
pengguna fasilitas low
latency dapat menjatuhkan entri market
yang dilakukan oleh trader lain dan mendapat keuntungan dari lonjakan harga
yang biasanya menjadi efek suatu rilis berita fundamental.
Keburukan
forex yang terkandung dalam Ultra Low Latency ini adalah biaya yang sangat
mahal. Perusahaan-perusahaan harus menghabiskan dana yang besar untuk melakukan
pengaturan server dan pemusatan data agar dekat dengan server broker untuk
mengurangi periode latency ini.
Bloomberg merupakan penyedia utama layanan berita ultra-low latency.
Karenanya, mereka menjual layanan tersebut kepada siapa saja yang sanggup membayar
hingga ribuan dolar.
Trader individu perlu membuka mata untuk mengetahui
keburukan forex serta apa yang mereka hadapi ketika mereka terlibat di pasar
forex. Ini bukan untuk menakut-nakuti orang-orang yang ingin trading, tetapi
mereka harus memahami bahwa hal demikian itu realistis. Trader individual hanya
perlu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memposisikan diri di tengah
terjangan para pemain institusional.
Dark Pools (Kolam Gelap)
Dark
Pools atau
yang disebut juga dengan kolam gelap adalah istilah untuk kolam likuiditas
gelap. Dark Pools adalah suatu sistem trading alternatif di pasar forex dan
saham, yang digunakan oleh para pemain besar untuk mendapatkan volume
perdagangan yang sangat besar tanpa harus menderita efek dari fluktuasi harga
yang dihasilkan oleh tuntutan besar pasar.
Biasanya, kuota harga dan perbedaan bunga yang didapatkan oleh pihak-pihak yang memegang aset harus dapat dilihat oleh semua trader dalam bentuk model price quotation Level II. Namun, dengan adanya Dark Pools ini, informasi tersebut menjadi tidak transparan.
Biasanya, kuota harga dan perbedaan bunga yang didapatkan oleh pihak-pihak yang memegang aset harus dapat dilihat oleh semua trader dalam bentuk model price quotation Level II. Namun, dengan adanya Dark Pools ini, informasi tersebut menjadi tidak transparan.
Dark Pools menyebabkan likuiditas dan kedalaman informasi
menjadi tersembunyi. Tanpa adanya informasi ini, para trader biasa tidak akan
pernah tahu apakah ada perubahan permintaan atau tidak. Sedangkan para pemain
besar pengguna Dark Pools tetap mengetahuinya, sehingga mereka bisa membuat
trading plan berdasarkan informasi yang "sengaja dirahasiakan"
tersebut. Inilah keburukan forex dari fasilitas ini. Sistem Dark Pools bisa
dilakukan secara independen maupun lewat broker.
Tak
sembarang orang bisa menggunakan sistem Dark Pools. Selain pemain
besar, pools ini lebih banyak digunakan oleh trader profesional yang sudah
sangat canggih. Ada pula komentar yang menyatakan bahwa sebenarnya Dark Pools
bukanlah "Pasar Gelap", melainkan ia hanya tidak ditampilkan.
Sistemnya juga diduga mengandung keburukan forex, karena banyak mengeksploitasi
nasabah demi keuntungan broker saja.
Dikutip
dari Hufftington Post, pada
musim semi tahun 2014 ada sekitar 45 bursa bersifat Dark Pools di Amerika
Serikat. Bursa-bursa ini dibentuk oleh broker retail, agensi
broker, maupun penyedia layanan elektronik untuk memenuhi kebutuhan klien kelas
kakap. Estimasi juga menyebutkan bahwa Dark Pools menguasai sekitar 15% dari
seluruh jumlah trading pada tahun 2014.
Meski keburukan forex yang
berwujud 2 hal di atas tak bisa dihindari secara total, tetap janganlah takut
bertrading. Salah satu caranya adalah dengan membuka akun pada broker
ECN. Biasanya, server virtual
private pada broker ECN terletak dekat dengan lokasi server
broker Anda, sehingga dapat mengurangi latency.
