Kini, fitur hedging dan netting dalam trading forex semakin banyak ditawarkan
broker forex. Beberapa tahun yang lalu, regulator forex yang berasal dari
Amerika Serikat sempat memicu kehebohan di dunia forex dengan memberlakukan
aturan FIFO atau First In, First Out. Hal ini secara otomatis sama saja mengilegalkan
hedging dalam satu pair forex.
Beberapa pengembang kemudian meluncurkan
platform trading yang dilengkapi dengan fitur anti-hedging dengan tujuan untuk
memfasilitasi aturan baru tersebut. Namun, ternyata malah memancing masalah,
yakni berupa penolakan dari para trader sedunia. Solusi yang dikeluarkan
akhirnya ialah memberikan opsi hedging dan netting dalam platformnya trading
masa kini.
Hedging dan Netting dalam fitur broker forex bisa
Anda aktifkan dan nonaktifkan sesuai jenis akun trader yang Anda gunakan.
Namun, sebenarnya apa perbedaan dari kedua fitur ini? Perbedaannya yakni
terletak dalam sistem akuntansi atau pembukuan opening position trading.
Konsekuensinya akan berdampak pada metode yang boleh dan tidak boleh saat
closing.
Netting, Risiko Lebih Sederhana
Jika Anda mencoba mencari di google netting, maka
hasil dari pencarian yang muncul pasti akan berhubungan dengan bulu tangkis.
Padahal, sebenarnya istilah yang satu ini juga dikenal luas dalam trading forex, tentu saja maknanya akan
berbeda. Dalam mengaktifkan Netting dalam forex artinya Anda hanya boleh
memiliki satu posisi saja.
Jika Anda ingin membuka posisi trading lagi dalam
satu pair tersebut, maka secara otomatis akan menambah atau mengurangi volume
trading sebelum masuk pembukuan transaksi. Jika Anda menggunakan fitur yang
satu ini, Anda bisa mendapatkan beberapa keuntungan. Beberapa keuntungan ini
ialah:
1.
Anda hanya harus mengelola satu posisi trading
saja dalam setiap pair forex.
2.
Anda akan mengetahui titik impas dari setiap
volume trading yang ada dalam satu pair.
3.
Anda bisa mengurangi risiko posisi trading yang
contraxt dimana satu posisi profit, dan posisi lainnya loss.
Hedging, Fleksibel Dalam Mengatur Close di Setiap Posisi
Dengan menggunakan Hedging, Anda bisa membuka
banyak posisi buy ataupun sell dalam satu pair forex secara bersamaan. Dalam
setiap open posisi akan dibukukan sebagai posisi trading independen yang mana
posisi trading awal semuanya terpisah. Keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari
fitur ialah:
1.
Bisa membuka banyak posisi long dan short dalam
instrumen trading apapun dengan bebas.
2.
Anda bisa menerapkan target Stop Loss dan Take
Profit yang berbeda pada setiap posisi trading.
3.
Anda bisa menyaksikan gambaran posisi trading yang
banyak sekali di atas grafik.
Kekurangan dari fitur ini ialah tampilan daftar
transaksi menjadi sedikit sesak. Hal ini karena Anda bisa membuka banyak
posisi. Kemudian Anda juga harus menghitung sendiri titik impas
dalam semua trading yang ditempatkan dalam satu pair. Selain itu, kemungkinan
keliru dalam membuka posisi konflik bisa terjadi.
Demikian perbedaan dari fitur hedging dan netting
dalam forex yang harus Anda ketahui sebelum melakukan trading. Dengan
mengetahui lebih banyak informasi tentang forex, tentu hal ini
akan sangat membantu Anda saat melakukan trading. Selain itu, gunakan juga
strategi trading forex terbaik untuk
mendapatkan profit dengan maksimal.
Keyword: Trading Forex
Deskripsi: Trading Forex memiliki dua fitur baru
yakni netting dan hedging, kedua fitur ini memiliki perbedaan yang harus Anda
ketahui sebelum melakukan trading
